0
Berani VS Kasih
Posted by Unknown
on
00.04
Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa -Roma 5:8
Kalo kita bertanya ke orang-orang, maukah perut mereka disobek menggunakan pisau? Tentu, orang waras tidak akan ada yang mau. Tapi, nyatanya ada cukup banyak orang mau dan berani melakukannya loh. Eits, mereka bukan pemain debus, tapi kita bisa melihat mereka dirumah sakit, tepatnya diruang operasi. Kenapa mereka mau dan berani tubuh mereka dibedah menggunakan pisau operasi? Jawabannya pasti satu karena mereka ingin sembuh. Dan kenapa mereka mau sembuh? Karena mereka masih sayang sama dirinya, alias mereka tidak mau sakit dan meninggal terlebih dahulu. Hal yang sama juga bisa kamu tanyakan sama para bumil (ibu hamil). Kenapa mereka mau sakit-sakitan melahirkan? Karena mereka sayang sama bayinya. Hal yang sama juga dilakukan oleh banyak orang, termasuk dirimu. Buat yang cowo, mungkin biasanya kita tidak berani atau males banget lewat jalan A, yang terkenal rawan, malam-malam lagi. Tetapi, kalo ada pacar kita disitu nungguin kita minta dijemput? Masa sih kita tidak berani pergi kesana? Buat yang cewe, mungkin selama ini kita tidak pernah berani buat bicara didepan banyak orang. Tapi, masa sih kita tidak berani kalo yang minta cowo idaman kita? Minimal, kita berani melakukannya saat pemberkatan nikah nanti. Gak mungkin janji nikah diwakili orang lain kan?
Yup, ternyata keberanian adalah salah satu bagian yang tak terpisahkan dari kasih. Itulah sebabnya sementara banyak orang dunia menganggap ajaran Kristen tuh cemen, masa ditampar pipi kiri kok malah diberikan pipi kanan, disakiti malah mengampuni, Yesus disalibkan kok diem aja, mestinya ditampar pipi kiri balas gaplok pipi kanan kirinya, temannya disakiti kita tawuran dong, dan lainnya, tapi kita tau jawabannya sekarang. Keberanian bukan sama sekali seperti itu, keberanian bukan sama sekali soal kekerasan. Roma 5:7-8 mengatakan, buat orang yang baik, banyak orang mungkin berani mati, buat orang yang benar, tidak mudah, tapi Papi-J bahkan berani menderita dan mati buat orang jahat dan sudah memberontak pada-Nya, yaitu kita. Kenapa? Karena Dia mengasihi kita. Kasih adalah sumber keberanian sejati yang bahkan mengatasi berbagai kemustahilan. Membalas selalu mudah bahkan anak kecilpun berani melakukannya. Tapi, mengampuni dan mengasihi? Sebenarnya itu yang memerlukan keberanian lebih! -Arie
Orang penakut tidak akan bisa menunjukkan kasih. Kasih adalah milik orang pemberani - Mahatma Gandhi - Pejuang India
Posting Komentar