2

Quality Inside

Posted by Unknown on 00.36

Kualitas bukanlah kebetulan, tapi hasil dari tujuan yang tinggi usaha tulus, arah yang cermat, dan tindakan ahli. -William A Foster - Pahlawan Perang AS

Bulan lalu gw baru aja beli dua HP baru. HP yang pertama harganya kurang dari lima ratus ribu rupiah. HP yang kedua lebih dari satu juta rupiah. Meski secara fisik sama-sama keren dan kelihatan oke punya, namun secara kualitas sangat beda. Meski kamera kedua HP itu sama-sama dua megapixel dan sama-sama bisa buat dengerin musik, kamera HP yang lebih mahal lebih jernih dan tajam kameranya, plus suaranya pun lebih enak didengar. Dari fitur yang adapun juga sama, lebih canggih yang kedua.


Guys, apa yang membedakan orang yang tidak serius ikut Tuhan sama orang yang serius ikut Tuhan? Sederhana. Tindakannya. Dua orang yang sama-sama pinter dan sama-sama kuliah disatu tempat, kost juga ditempat yang sama. Tapi, yang satu serius melakukan FirTu, yang satu hanya sekedar kegereja. Pasti dalam hidupnya, mereka akan beda. FirTu bilang dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. So, kalo hari ini kamu bimbang karena ada temen yang ngomong kelompok A lebih rohani, atau komunitas ini oke punya, jadikan FirTu sebagai panduan. Sebuah komunitas, atau teman, kita katakan baik kalau tindakan atau sesuatu yang dihasilkan bermutu. Pohon pisang pasti mengeluarkan tunas pohon pisang. Pohon kelapa pasti mengeluarkan pohon kelapa. Jadi kalau seseorang ngomong pergaulannya oke, namun perbuatannya brutal, kamu patut waspada. Kalo ada yang bilang kelompok A lebih rohani, tapi disisi lain kontribusi mereka dimata sesamanya nol, klaim itu juga patut dipertanyakan.


Tuhan udah  berikan rahasia kita tahu mana sesuatu yang patut kita ikuti mana yang harus dihindari. Mana ajaran yang bisa dipercaya, mana yang tidak usah dituruti. Bagian kita adalah senantiasa waspada dan mejaga diri agar senantiasa hidup sesuai FirTu. Karena iblis dengan segala tipuannya akan selalu berusaha menjatuhkanmu, waspadalah senantiasa. Kualitas itu asalnya dari dalam. Waktu, tekanan, masalah, dan lain-lain adalah yang akan membuktikan kualitas sesuatu, termasuk kualitas dirimu -Richard


Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.
Matius 7:20 

0

Surf By

Posted by Unknown on 00.20

Pemberani tidak selalu berteriak lantang, pemberani kadang berbisik didalam hati "Aku akan mencobanya lagi besok." Mary Anne Radmacher - Penulis

Dua orang pemuda sedang berada disebuah pantai. Yang seorang berkata, "Wah, hari ini kok ombaknya besar ya. Aku takut nih soalnya aku kan enggak bisa berenang." Temannya menjawab, "Kalau aku sih malah suka kalau ombaknya besar, kan aku mau surfing nih."


Pernahkah kita melihat orang sedang berselancar atau surfing? Bukan surfing di internet loh (searching), tapi surfing diatas ombak besar dilaut. Seseorang yang gemar berselancar pasti menyukai ombak yang besar sebab ombak besar akan membawa papan selancar mereka lebih tinggi. Sebaliknya, bila tidak ada ombak mereka justru tidak bisa berselancar. Semakin tinggi ombak, semakin asyik pula surfing. Tapi tentu saja seorang peselancar haruslah menguasa medan dan memiliki kemampuan yang cukup tinggi sehingga tidak mudah tergulung oleh ombak. Dia harus tekun berlatih apabila ingin menjadi seorang peselancar atau surfer profesional.


Demikian pula dengan kita. Ketika ombak masalah datang, sudah siapkah kita berselancar diatas ombak itu? Namun, seperti seorang peselancar. Kita juga harus berlatih dalam menghadapi berbagai jenis ombak dan gelombang kehidupan hingga kita tidak sampai tergulung olehnya. Dan kita punya pelatih handal, Dia adalah Papi-J sendiri. Papan selancarnya adalah FirTu (Firman Tuhan) sehingga saat ombak masalah datang kita sanggup menghadapi dan mengatasinya bahkan menari diatasnya seperti para surfer.

Setiap ombak masalah yang datang hanyalah sebuah ujian bagi kita agar kita lebih mengandalkan Tuhan dalam setiap perkara. Ketika ombak masalah yang besar datang, mungkin kita takut atau khawatir. Tetapi FirTu berkata bahwa Tuhan itu gunung batu kekuatan dan tempat perlindungan kita (Mzm 62:7). Tuhanlah tempat pengharapan kita. Dengan Tuhan disisi kita, kita akan bisa berkata, "Hanya Dialah gunung batuku dan kesalamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah." (Mzm 62:2) Kita tidak perlu takut atau cemas lagi. Bersama-Nya dan dengan komitmen buat mau taat pada firman-Nya, kita pasti sanggup menaklukkan ombak dan gelombang kehidupan! -Nancy


Mazmur 28:7
TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku, kepada-Nya hatiku percaya. Aku tertolong sebab itu beria-ria hatiku, dan dengan nyanyianku aku bersyukur kepada-Nya.

0

Berani VS Kasih

Posted by Unknown on 00.04
Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa -Roma 5:8

Kalo kita bertanya ke orang-orang, maukah perut mereka disobek menggunakan pisau? Tentu, orang waras tidak akan ada yang mau. Tapi, nyatanya ada cukup banyak orang mau dan berani melakukannya loh. Eits, mereka bukan pemain debus, tapi kita bisa melihat mereka dirumah sakit, tepatnya diruang operasi. Kenapa mereka mau dan berani tubuh mereka dibedah menggunakan pisau operasi? Jawabannya pasti satu karena mereka ingin sembuh. Dan kenapa mereka mau sembuh? Karena mereka masih sayang sama dirinya, alias mereka tidak mau sakit dan meninggal terlebih dahulu. Hal yang sama juga bisa kamu tanyakan sama para bumil (ibu hamil). Kenapa mereka mau sakit-sakitan melahirkan? Karena mereka sayang sama bayinya. Hal yang sama juga dilakukan oleh banyak orang, termasuk dirimu. Buat yang cowo, mungkin biasanya kita tidak berani atau males banget lewat jalan A, yang terkenal rawan, malam-malam lagi. Tetapi, kalo ada pacar kita disitu nungguin kita minta dijemput? Masa sih kita tidak berani pergi kesana? Buat yang cewe, mungkin selama ini kita tidak pernah berani buat bicara didepan banyak orang. Tapi, masa sih kita tidak berani kalo yang minta cowo idaman kita? Minimal, kita berani melakukannya saat pemberkatan nikah nanti. Gak mungkin janji nikah diwakili orang lain kan?


Yup, ternyata keberanian adalah salah satu bagian yang tak terpisahkan dari kasih. Itulah sebabnya sementara banyak orang dunia menganggap ajaran Kristen tuh cemen, masa ditampar pipi kiri kok malah diberikan pipi kanan, disakiti malah mengampuni, Yesus disalibkan kok diem aja, mestinya ditampar pipi kiri balas gaplok pipi kanan kirinya, temannya disakiti kita tawuran dong, dan lainnya, tapi kita tau jawabannya sekarang. Keberanian bukan sama sekali seperti itu, keberanian bukan sama sekali soal kekerasan. Roma 5:7-8 mengatakan, buat orang yang baik, banyak orang mungkin berani mati, buat orang yang benar, tidak mudah, tapi Papi-J bahkan berani menderita dan mati buat orang jahat dan sudah memberontak pada-Nya, yaitu kita. Kenapa? Karena Dia mengasihi kita. Kasih adalah sumber keberanian sejati yang bahkan mengatasi berbagai kemustahilan. Membalas selalu mudah bahkan anak kecilpun berani melakukannya. Tapi, mengampuni dan mengasihi? Sebenarnya itu yang memerlukan keberanian lebih! -Arie


Orang penakut tidak akan bisa menunjukkan kasih. Kasih adalah milik orang pemberani - Mahatma Gandhi - Pejuang India


0

Penakut

Posted by Unknown on 23.51

Kalo kamu hanya mendengarkan ketakutanmu, kamu akan mati tanpa pernah tau kamu bisa akan seluar biasa apa. Robert H. Schuller - Pendeta

Satu ketika, saat sedang jalan jalan disebuah objek wisata, tiba-tiba aku melihat seorang anak sembunyi dibalik sebuah papan sambil menangis. Semula aku kira dia hanya sedang ngambek, tapi setelah beberapa saat, baru aku sadar kalo dia terpisah sama orang tuanya. Setelah menghubungi petugas yang banyak menjaga objek wisata tersebut, petugas itu berusaha membujuk si anak buat ikut ke kantor keamanan. Tapi, anak itu menolak, justru nangisnya makin menjadi-jadi. Ia hanya mau pergi bersama Mamanya. Untung si anak akhirnya mau menyebutkan namanya dan ciri-ciri Mamanya. Setelah beberapa saat menunggu si anak masih tetap menangis dan tidak mau beranjak dari tempatnya, dan pada akhirnya si Mama pun datang menjemputnya.


Sempet juga agak kesel waktu si anak gak mau diajak ke pos kemanan. Mestinya kalo mau, ia akan bisa lebih cepat bertemu Mamanya. Tapi, yah.. namanya juga anak kecil. Beberapa dari kita mungkin juga dulu saat kecil sering mengalaminya. Tidur lalu mimpi serem, kita lalu jadi takut banget buat tidur sendiri. Orang tua kita pun terpaksa menemani. Kalo udah dewasa, pastinya hal itu tidak terjadi lagi.


Ayat mas hari ini memang sepertinya agak serem. Kok penakut bisa dimasukkan ke kelas yang sama dengan pembunuh, orang sundal, tukang sihir, penyembah berhala, orang keji, dan lain-lain? Apakah "penakut" itu sedemikian buruknya? Kan wajar kalo orang takut? Nah, tentu saja yang dimaksud disini bukanlah takut dalam artian seperti phobia, takut sama guru, takut sama macan, dan sebagainya. Dalam versi terjemahan lain, kata penakut disebut sebagai pengecut. Yup, ynag kita sebut pengecut bukan orang yang takut sama macan pastinya. Tapi, pengecut adalah orang yang meski punya kekuatan dan potensi buat melakukan sesuatu namun ia tidak berani melakukannya. Dalam kamus Bahasa Indonesia, pengecut bahkan disamakan dengan munafik. Nah, inilah yang dibenci Tuhan. Sikap ini juga yang ditegur Tuhan Yesus terhadap murid-Nya. Mereka bersama Tuhan, tapi tetap takut sama badai. Bukankah ini seolah mengecilkan kekuatan Tuhan? So guys, masihkah sifat penakut, yaitu tahu kamu bisa tapi memilih mundur ada didalam dirimu? Sikap penakut atau pengecut adalah tanda kurang dewasa dalam iman. So, jangan sepelekan pertumbuhan rohani, karena itulah yang akan membuat kamu bisa jadi pemberani. -Arie



Wahyu 21:8"Tetapi orang orang penakut, orang orang yang tidak percaya, ...mereka akan mendapat bagian mereka didalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."

Copyright © 2009 Love Live Laugh All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.