0

Soangku Garang diriku Malang

Posted by Unknown on 01.28

     Lagi dan lagi ini kisah gw sewaktu masih tinggal di kampung halaman nan jauh di sumatera, dulu di kampung gw ini masih banyak berupa tanah kosong yang di buat peternakan oleh orang setempat, peternakan babi, iya emang peternakannya sedikit anti main stream tapi ya sudahlah.... lupakan.
     Dulu sewaktu gw kecil sering banget main sama saudara gw kesana, bukannya gw pecinta babi atau apa, tapi disana bener-bener enak buat mengeksplorasi imajinasi gw, ladang yang luas di tumbuhin ilalang yang tinggi, cocok banget buat muda mudi jaman sekarang berbuat mesum bermain balap sepeda dan sebagainya.
Selain memelihara babi, disana juga banyak ayam, bebek, burung, bahkan soang. Entah gw hoki atau apa pas gw lagi muter-muterin ladang sama saudara naik sepeda, berpapasanlah kita dengan seekor soang yang sedang mempantati telur nya (baca mengerami), karena semua anak kecil tertarik dengan telur begitu juga dengan kami berdua, jadi kami berusaha mengambil telur-telur soang tersebut.
     Entahlah mungkin kami yang belum mengerti keganasan soang saat memproteksi telur-telurnya, dengan antusias kami terus menganggu soang tersebut agar bisa melucuti para telur-telurnya. Tapi nasib berkata lain, soang tersebut murka dan mulai mengejar kami satu persatu untuk memberikan efek jera, iya itu artinya gw dan saudara gw lari teriak sambil nangis minta ampun kepada ibu soang yang tingkat murkanya sudah level maksimum. Bingung si soang terus memproteksi sarangnya, gw mendapat ide briliant, dengan cara menumbalkan saudara gw untuk di kejar soang sampai mampus (misi bunuh diri). Dengan ide kampret gw tersebut, saudara gw yang di kejar si soang, gw mengambil kesempatan mejamah sarangnya soang murka tadi, dan taraaa satu telur berada di tangan berkat tumbal yang gw berikan kepada si ibu soang, iya saudara gw.

illustrasi tatapan ganas soang

     Alhasil gw dan saudara pun mencari tempat teduh dan saling tertawa melihat luka yang kami dapat akibat hantaman sadis tak berpri-kesoangan tersebut. Gw mendapat luka di bagian tangan karena berlindung menggunakan tangan saat duel melawan soang, tapi yang naas saudara gw, hampir di semua kujur tubuh memar biru di tabok soang ganas karena gw menumbalkan ia untuk mengalihkan perhatian si soang. Pasti kalian nanya terus telur nya di goreng kan? karena kita anak yang penuh imajinasi liar, jawabannya tidak. Kita memutuskan buat mengubur hidup-hidup telur soang tersebut di dalam tanah berharap telur tersebut bakalan menetas tanpa harus di pantati seharian oleh si ibu soang.
     Itu tadi kisah petualangan gw dan saudara sewaktu kecil, memang banyak hal konyol yang kita perbuat sewaktu kita kecil, itu semua pasti akan menjadi kenangan yang manis saat kita sudah besar nanti :))
Dan terakhir satu pesen gw buat temen-temen semua, jangan pernah bermain dengan soang atau kalian akan mendapatkan congornya, waspadalah!

0 Comments

Posting Komentar

Copyright © 2009 Love Live Laugh All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.